🎃 Renungan Tentang Melayani Tuhan
Dibaca: 17114 kali MARKUS 6:30-44Tetapi jawab-Nya, "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka kepada-Nya, "Haruskah kami pergi membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?" (Markus 6:37) Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 6-10 Sebuah akar tidak akan menanyakan: "Kapan aku menjadi daun yang hijau?"
Banyak orang yang melayani Tuhan tetapi dengan motivasi dan agenda pribadi yang terselubung, melayani Tuhan dengan tujuan tersembunyi untuk kesejahteraannya sendiri. Itulah sebabnya, banyak pelayanan zaman now yang "berbisnis" atas nama melayani Tuhan. Fenomena kehidupan beragama kita di Indonesia: "agama di-ekonomi-kan, ekonomi di-agama
Taruhannya adalah nyawa kita. Tuhan menghendaki agar pelayanan kita kepada-Nya itu menduduki prioritas utama dalam hidup kita. Kita tidak dapat memandang kegiatan melayani Tuhan sebagai sesuatu yang hanya kita lakukan untuk mengisi waktu saja. Tuhan tidak mau mempunyai hamba-hamba yang memberi kepada Dia sisa-sisa dari apa yang dimilikinya.
Tuhan sungguh-sungguh ingin melibatkan kita sebaik-baiknya, semaksimum mungkin, dan seefektif mungkin untuk melayani. Waktu berjalan kencang dan ngebut. Oleh sebab itu jangan kendor! Tetaplah semangat melayani sebagaimana mestinya. Sebisanya… jangan buang waktu percuma. Sangatlah berharga waktu kita untuk dipakai melakukan apa yang Tuhan suruh.
Yukristen.com - Renungan rohani tentang kesetiaan. Setia atau loyal memiliki arti berpegang teguh pada pendirian, keinginan, cita-cita, kepercayaan, dan sebagainya. Setia dalam pandangan rohani Kristen adalah sikap selalu yakin dan menaruh harap kepada Tuhan maupun percaya terhadap sesama manusia.
Layanilah Tuhan dengan apa yang kita punyai. Gunakan tangan untuk berdoa, gunakan bibir untuk menegur, gunakan hati untuk bersyukur. Pergunakan kehidupan kita sebagai saksi hidup akan kebaikan Tuhan. Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! 1 Korintus 6:20
Apa maksudnya? Pepatah mengatakan bahwa kebesaran yang sesungguhnya berawal dari melayani. Kalau kita lihat dalam bahasa asli, Yesus menggunakan kata diakonos. Diakonos berarti pelayan meja yang bertugas untuk melayani sebagai pelayan dapur, yang menantikan perintah di sekitar meja makan (diakoneo).
Satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam melayani Tuhan adalah motivasi kita. Motivasi pelayanan yang berkenan kepada Tuhan bukan semata-mata supaya diberkati, melainkan kita rela melayani oleh karena kasih. "Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil," (Filipi 1:16). Adapun ciri
Kita akan menghargai pekerjaan kita karena kita sadar bahwa Tuhan yang sedang kita layani. Untuk dapat HIDUP UNTUK MELAYANI TUHAN dalam profesi dan pekerjaan kita, maka : Kita harus sadar bahwa TUHAN MENGUTUS KITA ( Lukas 10 : 3 ) kedalam pekerjaan itu. Kita harus sadar bahwa TUHAN MENEMPATKAN KITA untuk kepentingan Tuhan (Kejadian 45 : 8)
Melayani Tuhan tidak menuntut penghargaan, melayani pekerjaan Tuhan menuntuk pengakuan. Seringkali seorang Kristen terjebak dalam dilema kedua hal ini. Sulit untuk membedakan keduanya ketika kita disibukkan dengan begitu banyak aktivitas, rutinitas dan tuntutan pelayanan. Melayani Tuhan menjadi begitu melelahkan dan menguras emosi.
Tuhan telah menempatkan orang-orang di gereja dan dalam hidup kita untuk membantu kita belajar lebih banyak tentang Dia, cara-Nya dan rencana-Nya untuk hidup kita. Tetaplah aktif dalam gereja lokal atau cool, karena gereja lokal bukan hanya "rumah Tuhan dan "jemaat Tuhan" tetapi berfungsi juga sebagai inkubator dari panggilan pelayanan. 4.
MELAYANI TUHAN DENGAN TULUS. on 08.25. "Juga tidak pernah kami mencari pujian dari manusia, baik dari kamu, maupun dari orang-orang lain, sekalipun kami dapat berbuat demikian sebagai rasul-rasul Kristus". 1 Tesalonika 2:6.
TW97r0.
renungan tentang melayani tuhan